MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN WEB 2.0 TOOLS & ELLS

MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN WEB 2.0 TOOLS & ELLS
MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN WEB 2.0 TOOLS & ELLS


Media pembelajaran online dengan menggunakan sarana web 2.0 menjadi semakin banyak digunakan di sekolah-sekolah. Dengan transformasi dari sebuah web yang hanya bisa dibaca tanpa adanya interaksi dengan pembacanya berubah menjadi web yang dapat dibaca sekaligus ditulis contohnya adalah blogger, dengan demikian muncullah sebuah metode baru bagi para pendidik atau guru untuk mempresentasikan materi pembelajaran menggunakan web dengan mudah, dan kolaborasi penting yang bisa di dapatkan dari sarana web 2.0 ini. Selain itu dengan menggunakan sarana web 2.0 tersebut para guru dapat menarik minat siswa-siswi lebih mendalam dengan aktifitas pendidikan berorientasi pada computer.


Aktifitas pendidikan yang berorientasi pada computer ini beberapa hal nya adalah mengajak para siswa untuk menerbitkan karya siswa, entah itu karya tulis, paper, artikel, atau catatan-catatan selama proses belajar mengajar ke dalam world wide web sehingga dokumen-dokumen karya siswa dapat dibaca dan dikenal dan diakses oleh seluruh penduduk dunia, dan sebagai sarana penyediaan audiens global autentik untuk produksi-produksi kelas.


Hal positif yang dapat kita ambil dari mempublikasikan beberapa karya-karya siswa ke dalam world wide web selain dapat diakses oleh seluruh penduduk dunia, karya-karya siswa tersebut dapat diberikan penilaian oleh seluruh audiensi internasional yang membaca artikel tersebut, penilaian tersebut dapat berupa feedback, komentar, atau dalam bentuk lain sehingga para siswa akan termotivasi untuk lebih memoles pekerjaan mereka, memikirkan lebih mendalam tentang isi yang mereka publikasikan, dan dapat memperkaya wawasan lebih mendalam dan lebih meluas dengan berhubungan dengan berbagai penduduk di seluruh dunia, dan tentang berbagai subyek ilmu pengetahuan manapun tanpa adanya batasan.


Manfaat-manfaat yang telah dijelaskan sebelumnya berfungsi untuk memperkuat seluruh ketrampilan siswa didalam bidang apapun, baik dalam bidang sejarah, biologi, geografi, matematika, fisika atau hal-hal lain yang menjadi ketertarikan para siswa itu sendiri, dan selain itu mereka juga dapat mengolah ketrampilan berbahasa inggris mereka, khususnya bagi siswa-siswi yang Bahasa ibu mereka bukan Bahasa inggris.


Menurut peneliti penddidikan Jim Cumins (1979), pelajar Bahasa inggris memperoleh ketrampilan berkomunikasi interpersonal dasar (basic interpersonal communicative skills (BICS))-juga dikenal dengan nama Bahasa social-dalam tahun pertama dan kedua dari eksposur mereka di Bahasa Inggris. Bahasa inggris digunakan sebagai perakapan pribadi, mengungkapkan opini, meminta informasi, dan ekspresi kebutuhan. Namun, ini berlangsung antara lima sampai dengan tujuh tahun dalam meningkatkan kemahiran Bahasa akademis kognitif (cognitive academic language proficiency(CALP)) mereka-yang juga dikenal dengan nama Bahasa akademis. CALP adalah Bahasa dalam buku paket pelajaran yang ada di kelas-kelas / sekolah-sekolah, paper, esai, dan video pendidikan. Ini adalah Bahasa yang para siswa perlu berhasil dalam kehidupan akademis mereka di dalam sekolah yang menggunakan media Bahasa inggris(Cummins 1979).


MENGAPA PELU MEMANFAATKAN WEB 2.0 DENGAN ELLS ?


Dengan menggunakan web 2.0 berbasis ELLS, dapat lebih membuat pengajaran Bahasa inggris lebih efisien dan efektif. Dalam memaksimalkan pembelajaran siswa-siswi kita, dan meningkatkan akusisi Bahasa inggris di kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di luar sekolah, sarana Web 2.0 dapat memberikan kesempatan ekstra kepada para siswa-siswi untuk belajar berbasa inggris dengan cara mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru mereka melalui sarana web 2.0. hal yang menarik adalah, dengan menggunakan sarana web 2.0, siswa-siswi dapat dengan mudah mengerjakan tugas dari rumah, dan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang ditawarkan oleh sarana web 2.0 untuk meningkatkan efektifitas pembelajaran siswa, salah satu nya dengan mendaftarkan diri ke sebuah podcast untuk latihan mendengarkan materi pembelajaran berbahasa inggris, atau melihat presentasi video melalui youtube yang juga menggunakan media Bahasa inggris.


Namun hal paling baik jika ingin para siswa lebih cepat memahami pembelajaran Bahasa inggris dengan menggunakan sarana web 2.0 tersebut adalah, dengan berperan aktif dan selalu terlibat dalam diskusi subyek akademik di berbagai forum resmi media pembelajaran berbahasa inggris, salah satu nya adalah kaskus. Selain itu para siswa harus meningkatkan, membuat dan membagikan pekerjaan mereka secara online. Inilah salah satu cara berperan aktif, turut serta terlibat dalam diskusi-diskusi pengetahuan di berbagai forum internet, mencoba membuat blog dan mengisi konten dengan bahan pembelajaran yang sudah mereka pelajari, atau berkolaborasi dalam sebuah proyek Wikipedia, atau  mungkin membuat sebuah video interaktif yang menarik dan edukatif dan mempublikasikannya menggunakan youtube, twitter, facebook, google, dan sebagainya.


Untuk pelajar Bahasa inggris pada khususnya bagi pemula, platform berbasis web dapat juga menyediakan sebuah ruang aman lebih anonym dimana mereka berlatih berbahasa inggris sebebas-bebasnya tanpa ada yang tahu identitas anda. Kadang kala dalam proses belajar kita harus berbuat kesalahan, agar kita bisa belajar dari kesalahan tersebut, dengan tersedianya ruang aman secara anonym anda tidak perlu takut atau malu untuk berbuat kesalahan dalam mempelajari Bahasa baru atau situasi baru, sehingga anda dapat terus focus mempelajari hal-hal baru tersebut.


Sarana web 2.0 juga bermanfaat dalam mendukung dan bahkan menarik perhatian para siswa untuk menjadi pencipta dan bukan hanya selalu menjadi penerima pengetahuan.

Menggunakan sarana web 2.0 dalam kelas melibatkan siswa dalam kegiatan yang mengembangkan ketrampilan pemecahan masalah, yang dibutuhkan tidak hanya mencari informasi tapi juga untuk menilai kegunaan dan akurasinya.

Artikel Selanjutnya Mengenai Pendidikan IT - Proses Pembelajaran Digital Abad 21

Powered by Blogger.